Powered By Blogger

Rabu, 15 Desember 2010

VISKOSIMETER LOGAM CAIR

kamis, 16 desember 2010

Viskositas logam cair dalam pengujian sifat fisik logam dalam keadaan cair yang lazim dilakukan pada saat ini diantaranya adalah pengukuran temperatur cairan dan pengujian mampu alir ( fluiditas ) pada temperatur tertentu. Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan thermocouple untuk mengukur suhu dan metoda spiral test untuk menguji fluiditas cairan logam. Selain temperatur logam cair, kondisi cetakan seperti temperatur cetakan, kekasaran permukaan cetakan yang dilalui cairan logam dan konduktivitas material cetakan juga ikut mempengaruhi pengujian karena sifat logam cair yang sangat sensitif terhadap perubahan temperatur. Faktor-faktor tersebut menyebabkan harga besaran fluiditas dari suatu cairan logam berubah-ubah sehingga hasilnya tidak akurat ( absolute ). Viskosimeter logam cair yang ditemukan ini ditujukan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan di atas.
Kegunaan
Sebagai alat uji untuk mengukur viskositas logam cair atau kekentalan suatu fluida pada temperatur kamar hingga temperatur tinggi dan untuk mendapatkan harga viskositas secara absolut
Keuntungan teknis/ekonomis
  Alat ini sederhana, mudah dioperasikan dan hasil pengujian dapat dipercaya ( releable ).
  Pengujian viskositas hanya didasarkan pada temperatur logam cair dan tidak dipengaruhi oleh kondisi cetakan.
  Dapat diketahui pula harga fluiditas dari suatu fluida atau cairan logam.
Harga fluiditas yang diperoleh dari hasil pengujian viskositas dapat dinyatakan dengan harga koefisien fluiditas absolut.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar